PALI

Agaianto Beri Bukti, Jalan Cor Desa Purun Timur Senilai Rp21 Miliar Resmi Dinikmati Masyarakat PALI

Keterbatasan APBD Bukan Halangan — Pemerintah PALI Ambil Pendanaan APBN, Jalan Purun Timur Tuntas

PALI, Iniklik.com — Di tengah keterbatasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berupaya mencari sumber pendanaan alternatif dari pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Upaya tersebut kini membuahkan hasil.

Proyek pembangunan jalan cor di Desa Purun Timur dengan nilai anggaran sekitar Rp21 miliar telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Pekerjaan yang dimulai sejak April 2026 ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Jalan sepanjang 1.520 meter dengan lebar 7 meter ini kini menjadi akses yang lebih baik bagi warga dalam menjalankan aktivitas harian maupun perjalanan antardaerah.

Kepala Desa Purun Timur, Alkat, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati PALI, Asgianto, S.T., yang telah memperjuangkan pembangunan jalan tersebut hingga terealisasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati PALI, Asgianto, yang telah memperjuangkan pembangunan jalan ini hingga selesai. Kami sebagai pemerintah desa sangat mengapresiasi perjuangan tersebut,” ujar Alkat, Selasa (27/10/2026).

Menurutnya, sebelum dibangun, akses di kawasan itu masih terbatas dan jarang dilalui. Kini setelah selesai, aktivitas kendaraan meningkat pesat dan membawa dampak nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Dulu jalan ini masih sepi. Sekarang setelah dibangun, desa kami semakin hidup karena banyak kendaraan melintas, terutama yang menuju ke Prabumulih maupun Palembang,” jelasnya.

Lebih dari sekadar akses yang lebih lancar, jalan ini juga mempermudah masyarakat mengangkut hasil perkebunan, khususnya getah karet. Warga kini lebih hemat waktu dan hasil panen dapat sampai ke pembeli dalam kondisi lebih baik.

“Kami berharap jalan ini terus terawat dan memberikan manfaat jangka panjang, terutama untuk menunjang ekonomi warga dan memperlancar distribusi hasil perkebunan,” tambah Alkat.

Manfaat positif juga dirasakan para pengguna jalan. Andri, seorang sopir travel asal Abab, mengaku kini lebih memilih melintasi jalan tersebut karena lebih singkat dan kondisinya sangat baik.

“Dulu kami lewat Pengabuan, sekarang lebih sering lewat sini karena lebih dekat dan jalannya bagus. Hampir setiap hari kami melintas di sini. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten PALI,” ungkap Andri. (Red)

Berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button