Opini
-
Antara Shalawat dan Cinta yang Berkhianat
Maulid, Cinta dan Kebenaran yang Sering Kita Ingkari, Mulut kita Bershalawat, tetapi Tangan Masih Mengkhianat Setiap tahun kita memperingati Maulid Nabi…
Baca lagi » -
Pak Kiai, Kok Amplopnya Lebih Tebal dari Santri?
Seperti sudah menjadi tradisi, setiap kali ada musibah kematian, Kiai Muis, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Tahfiz Rahmat Palembang, hampir…
Baca lagi » -
Pesantren Tidak Mengajarkan Politik? Lho, Politik yang Mana?
Ada pertanyaan yang sering terdengar dari luar pagar pesantren: “Pesantren itu mengajarkan politik tidak?” Pertanyaan berikutnya biasanya lebih serius: “Kalau…
Baca lagi » -
Kakeknya Berdosa, Kok Cucunya yang Bayar?
Apakah Kemiskinan Anak adalah Dosa yang Dibayar Leluhur? Membaca Kemiskinan Antargenerasi dari Perspektif Islam, Sosiologi, dan Epigenetika Pekan kedua Agustus 2026,…
Baca lagi »