SerbaSerbi

Polisi Ringkus Dua dari Empat Pelaku Pembunuhan di PALI , Dua Lain Masih DPO

PALI, Inikik.comĀ  – Dua orang dari empat pelaku kasus pembunuhan terhadap dua warga Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Provinsi Sumatera Selatan, telah diamankan.

Kedua tersangka tersebut berinisial K dan J. Menurut pengakuan K, ia hanya ikut-ikutan ajakan J. Korban bernama Edi Hairul (42), mantan Sekretaris Desa Sungai Ibul, dan Dedi Usman (40), juga dari desa yang sama. Kedua korban ditembak terlebih dahulu sebelum dibacok secara membabi buta.

Kasus yang terjadi pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di kebun kelapa sawit Dusun I Desa Sungai Ibul sempat menggemparkan warga. Keluarga korban sempat ingin melakukan perlawanan, namun pihak kepolisian cepat tanggap sehingga kondisi terkendali dan tidak terjadi gejolak susulan.

Kapolres PALI AKBP Yunar Hotma Parulian Sirait, S.H., S.I.K., M.I.K, bersama Kasat Reskrim AKP Nasron Junaidi, SH, MH, menyatakan bahwa dua tersangka telah berhasil diamankan, sedangkan dua rekannya berinisial A dan I masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan masih dalam pengejaran. “Kita harapkan pelaku lebih baik menyerahkan diri, jika tidak akan dilakukan tindakan terarah dan terukur,” ujarnya pada Selasa (27/1/2026).

Kasus ini ditetapkan berdasarkan Pasal 458 KUHP dengan LPB 21/I/2026 tanggal 22 Januari 2026. Pihak kepolisian telah memanggil enam orang saksi untuk mengambil keterangan.

Selain mengamankan tersangka, pihak polisi juga menyita barang bukti berupa golok dan parang yang digunakan untuk menghabisi korban, serta berondongan buah sawit. Sementara senjata api yang digunakan untuk menembak korban masih dalam pencarian.

Ipda La Ode menjelaskan bahwa J sebagai pelaku utama adalah orang pertama yang mengejar dan menembak korban. Dua pelaku yang menjadi DPO diduga membawa senjata api tersebut.

Motif kasus sementara masih didalami, namun kedua tersangka yang diamankan menyatakan bahwa tindakan tersebut dilakukan karena dendam dan sering hilangnya buah sawit yang mereka jaga. (Red)

Berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button