PALI Berduka: Mantan Kadinkes PALI dr. Zamir Alvi Tutup Usia Usai Dirawat Intensif di RSCM
Ditinggalkan Jejak Pengabdian yang Mendalam

Informasi wafatnya dr. Zamir pertama kali disampaikan melalui pesan WhatsApp oleh saudara kembarnya, Dr. Sagar. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, dokter Zamir baru saja berpulang jam 04.50 WIB, mohon dimaafkan jika ada salahnya,” demikian isi pesan tersebut.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, dr. Zamir telah menjalani perawatan intensif sejak Jumat di ruang ICU Gedung Kanigara lantai 8 RSCM. Sebelumnya, ia sempat dirawat di RSUD Depok dan dalam kondisi tidak sadar dengan bantuan ventilator. Almarhum mengalami gagal napas akibat infeksi paru-paru yang cukup serius, hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada dini hari.
Jenazah rencananya akan dimakamkan di kampung halaman di Kota Medan. “Kami mohon doa dari seluruh rekan, sahabat, dan masyarakat, khususnya di PALI, agar almarhum diampuni segala dosanya dan diterima amal ibadahnya,” ujar perwakilan keluarga.
Nama dr. Zamir Alvi bukanlah sosok asing di Kabupaten PALI. Ia mengawali tugas sebagai tenaga medis di Kecamatan Talang Ubi sebelum menjabat sebagai Kepala Puskesmas Talang Ubi dan Kepala Puskesmas Sungai Baung. Setelah itu, ia dipercaya memimpin Dinas Kesehatan PALI. Perannya semakin menonjol saat pandemi Covid-19, ketika ia menjadi juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten PALI, menyampaikan perkembangan kasus, edukasi kesehatan, serta imbauan kepada masyarakat.
Tak hanya di dunia medis, dr. Zamir juga aktif dalam berbagai organisasi seperti KNPI, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten PALI, dan Barisan Pemuda dan Rakyat (BADAR) Sejahtera, serta memiliki jiwa sosial yang tinggi dalam membantu masyarakat kurang mampu.
Habibi M Aridi dari BADAR PALI menyampaikan rasa kehilangan dan duka yang mendalam, menganggap dr. Zamir sebagai keluarga sendiri yang selalu memberikan wejangan dan bimbingan. Sementara itu, Ketua KNPI PALI periode 2018-2021, Bung Anas, juga menyampaikan duka yang sama, menyebut dr. Zamir sebagai sosok yang selalu membimbing jalannya organisasi.
Keduanya berdoa agar almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni dosanya, dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran serta ketabahan.
Kepergian dr. Zamir Alvi meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat PALI yang pernah merasakan langsung dedikasi dan pengabdiannya di bidang kesehatan. Selamat jalan, dokter. Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang. (Red)




