PALI Darurat Air Bersih, 10 Hari PDAM Tak Hidup Disaat Kemarau Mengintai

PALI, Iniklik.com – Dibulan Ramadhan membuat sebagian warga Ibukota Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) mengeluhkan krisis air bersih, lantaran sejak lima (10) hari terakhir Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim tak menyala, Kamis (5/3/2026).
Kondisi ini tentu dikeluhkan sebagian masyarakat Kecamatan Talang Ubi khususnya di Kelurahan Handayani Mulya. Karenanya, dengan kekeringan ditambah musim kemarau, warga setempat terpaksa membeli air sumur bor untuk keperluan mencuci serta mandi.
Bahkan, akibat kesulitan air bersih ini, membuat warga terpaksa mengungsi hingga ke rumah kerabat lainnya yang berada di dekat danau.
Dwi Yuliani (33) seorang ibu rumah tangga warga Keluaran Handayani Mulya menuturkan bahwa dirinya terpaksa sedikitnya membeli tiga (3) tedmon per 10 harinya dengan harga Rp 60 ribu. Hal tersebut , lantaran kesulitannya untuk mendapatkan suplay air bersih. Karena PDAM sejak 10 hari terakhir tak mengalir.
“Sudah 10 terakhir sempat mengalir, hanya saja tidak berlangsung lama menyalanya. Tentu tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan air bersih. Bahkan untuk mengisi bak mandi saja tidak cukup,” jelas Dwi.
Sementara itu Al berkata bahwa dirinya terpaksa mengungsi ke rumah keluarganya di kawasan Komplek Pertamina Pendopo hanya sekedar untuk mandi. Bahkan, dirinya tak jarang membawa kedua putranya untuk mandi di lebung atau danau untuk mencuci serta mandi.
“Air PDAM sudah lama tak hidup. Kalaupun idup tidak lama. Kami harap pihak terkait bisa memberikan solusi kekeringan serta kesulitan air bersih ini,” ungkapnya. (Red)




