Karya Peserta Bimtek Kepenulisan Ogan Ilir Akan Masuk Koleksi Perpustakaan Nasional
Gelar Bimtek Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ogan Ilir Siap Terbitkan Buku Konten Budaya Lokal Edisi Terbaru

Ogan Ilir, Iniklik.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ogan Ilir baru saja menyelesaikan rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Kepenulisan Berbasis Konten Budaya Lokal, kegiatan rutin tahunan yang bertujuan meningkatkan budaya literasi sekaligus melestarikan kekayaan budaya daerah melalui karya tulis. Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak 10 Juni hingga 25 Juni 2026 ini ditutup pada Kamis (25/06/2026) di Gedung Serbaguna Perpustakaan Daerah Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kalangan: pegiat literasi, guru, budayawan, mahasiswa, hingga masyarakat umum yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya lokal. Rangkaian bimtek secara resmi dibuka pada 10 Juni 2026 oleh Staf Ahli Bupati Ogan Ilir Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Abi Bakri, S.P., M.Si.
Selama tiga tahap pelaksanaan, peserta dibekali materi lengkap mulai dari penentuan tema, penyusunan kerangka tulisan, teknik penulisan, cara penggalian data, penyusunan naskah, hingga tahap penyuntingan karya. Nantinya, seluruh hasil tulisan peserta akan dihimpun dan diterbitkan menjadi satu buku yang dikelompokkan dalam tiga tema utama: kerajinan, tarian, dan kuliner; tradisi masyarakat; serta legenda, sejarah, biografi, dan destinasi wisata Kabupaten Ogan Ilir.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ogan Ilir, dr. Siska Susanti, M.Kes., menyampaikan kegiatan ini adalah langkah nyata pemerintah daerah dalam mengembangkan literasi berbasis konten lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Ogan Ilir.
“Melalui bimtek ini, kami berharap lahir karya yang tak hanya bernilai literasi, tapi juga menjadi dokumentasi penting kekayaan budaya kita. Budaya yang tertulis akan lebih mudah dikenalkan, dipelajari, dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana sekaligus Kepala Bidang Perpustakaan, Rully Mulyani, S.Sos., menjelaskan bahwa buku hasil karya peserta nantinya akan dicetak dan dijadikan koleksi resmi Perpustakaan Nasional RI, Perpustakaan Daerah Provinsi Sumatera Selatan, serta Perpustakaan Daerah Kabupaten Ogan Ilir – sehingga bisa diakses secara luas oleh masyarakat, pelajar, mahasiswa, maupun peneliti. Penerbitan ini juga menjadi bentuk apresiasi: setiap penulis akan mendapatkan satu eksemplar buku sebagai bukti kontribusi pelestarian budaya.
Antusiasme juga disampaikan peserta Mila Gustia. “Saya sangat senang mendapatkan ilmu baru tentang menulis konten budaya. Tak terasa tulisan saya nantinya bisa dibaca banyak orang, bahkan disimpan di Perpusnas Jakarta,” ungkapnya penuh haru.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat menulis di masyarakat terus tumbuh, sehingga semakin banyak kekayaan budaya Ogan Ilir yang terdokumentasi dengan baik dan menjadi sumber pengetahuan berharga bagi masa depan. (Red)




