PALI

Dinas PPKBPPPA PALI Gelar Rakor Evaluasi PUG, Dorong Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

PALI, Iniklik.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKBPPPA) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus berupaya mengejar target dan meningkatkan kualitas program kerja. Hal ini terwujud dalam kegiatan Pertemuan Monitoring dan Evaluasi Pengarusutamaan Gender (PUG) serta Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Program yang baru saja digelar.

Kepala Dinas PPKBPPPA PALI, Drs. Mariono, MSi, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati PALI Asgianto, ST, dan Wakil Bupati Iwan Tuaji. Menurutnya, kepala daerah sangat responsif terhadap dinas, terutama dalam program PUG.

“Alhamdulillah, respon Bupati kepada Dinas PPKBPPPA sangat tinggi. Di era kepemimpinan beliau, Kantor KB bisa berdiri dan menjadi satu-satunya kantor yang dibangun di awal masa jabatan yang saat ini sudah kita tempati. Ini bukti nyata dukungan dari Pemerintah Kabupaten PALI,” ujar Mariono.

Perkuat Program dan Anggaran

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Kabupaten PALI, Drs. Sapawi Bakir, MT, dalam sambutannya menyoroti pentingnya dukungan penuh pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa isu gender sudah menjadi urusan yang terintegrasi mulai dari tingkat Nasional, Provinsi, hingga Kabupaten.

“Namun, agar program berjalan maksimal, seyogyanya anggaran untuk program KB harus ditingkatkan,” tegas Sapawi.

Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan presentasi perempuan dalam jabatan kepemimpinan di semua lini. Menurutnya, saat ini kualitas perempuan bahkan sudah banyak yang menandingi laki-laki, namun peran serta kepemimpinan perlu terus didorong.

“Ras tertinggi populasi adalah perempuan, namun sayangnya perempuan juga sering menjadi objek terjadinya kekerasan. Oleh karena itu, pembenahan terhadap Pengarusutamaan Gender (PUG) harus dilakukan lebih dalam lagi agar responsif,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sapawi juga meminta agar program-program di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat ditingkatkan responsifitasnya terhadap PUG dan Kabupaten Layak Anak (KLA). Selain itu, pengembangan tujuh Kampung KB diharapkan dapat terus berjalan optimal.

Dorong Partisipasi Perempuan dan Literasi

Di sisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sumatera Selatan, M. Zaki Aslam, turut hadir memberikan materi. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Zaki menyoroti program Asa Cita dari Pemerintah Pusat yang menekankan pada penguatan ketahanan keluarga. Menurutnya, kualitas keluarga sangat bergantung pada kualitas perempuan.

“Ketika perempuan sudah berkualitas, maka keluarga akan berkualitas. Sekolah pertama adalah rumah, dan guru pertama adalah orang tua, terutama ibu. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan sumber daya manusia,” jelas Zaki.

Ia juga berharap adanya kesadaran untuk mencapai target keterwakilan perempuan minimal 30 persen dalam berbagai aspek, sebagaimana contoh yang baik telah ditunjukkan oleh DPD RI wilayah Sumsel yang seluruh anggotanya adalah wanita.

Pelestarian Naskah Kuno

Zaki juga menekankan pentingnya pelestarian budaya dan ilmu pengetahuan melalui konservasi naskah kuno.

“Konservasi naskah kuno berarti menjaga dan merawat kondisi fisiknya, sementara alih media bertujuan memindahkan isi naskah ke bentuk digital agar lebih tahan lama, mudah dipelajari, dan dapat diakses generasi mendatang,” ungkapnya.

“Kegiatan ini diharapkan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, memberikan pengetahuan teknis tentang konservasi, serta mendorong alih media digital. Harapannya, terbentuk jejaring kerja sama antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat sehingga warisan berharga ini dapat lestari sepanjang masa,” pungkas Zaki. (Red)

Berita terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button