Citilink Kembali Buka Penerbangan Jakarta-Pagaralam 2 Kali Satu Minggu

PAGAR ALAM, Iniklik.com – Sebagai pendukung kelancaran transportasi menuju kota wisata Sumsel, yaitu Kota Pagaralam, kembali dibuka jalur pertanian Pesawat ATR 72-600 Citilink dengan kapasitas penumpang 70 orang.

Pembukaan kembali jalur penerbangan Jakarta – Bandara Agung Bungsu Kota Pagaralam, ini tidak terluas dari upaya kerjasama Walikota Pagaralam, Lu di Oliansyah ST dan Buapati Lahat Bursa Zarnubi, sebagai bentuk kerjasama subsidi untuk menyediakan penerbangan pesawat ATR Citilink tersebut.
Pendaratan perdana pesawat komersial milik Citilink jenis ATR 72-600 di Bandara Atung Bungsu, Selasa (17/3).

Momen bersejarah ini terasa semakin istimewa dengan pesawat Citilink langsung ditumpangi Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, di dampingin Ketua TP-PKK Hera Parianti Ludi beserta puluhan penumpang lainnya. Kehadiran orang nomor satu di Pagar Alam itu menjadi simbol kuat komitmen pemerintah dalam membuka konektivitas daerah.

Rute penerbangan Jakarta–Pagar Alam yang dilayani Citilink ini menjadi tonggak penting dalam memperluas jumlah penerbangan menggunakan pesawat.
Sehingga jarak Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Atung Bungsu hanya memakan waktu sekitar 1 jam 19 menit.

Kemudahan akses ini diyakini akan membawa dampak besar, mulai dari peningkatan mobilitas masyarakat hingga percepatan pertumbuhan ekonomi daerah khususnya sektor parieisata.
Hal ini tidak hanya akan dirasakan bagi warga Pagar Alam, tapi juga masyarakat Kabupaten Lahat yang selama ini terbatas akses transportasi udaranya.
Wali kota Pagaralam, Ludi Oliansyah mengungkapkan rasa syukur atas terealisasinya penerbangan perdana pesawat Citilink tersebut.
“Langkah besar ini merupakan upaya dalam membuka keterisolasian wilayah dan mendekatkan daerah kita dengan pusat pertumbuhan ekonomi Negara RI. Terima kasih atas dukungan pemerintah pusat,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Pagar Alam menargetkan pengembangan Bandara Atung Bungsu, termasuk rencana perpanjangan runway agar dapat didarati pesawat berbadan besar seperti Boeing 737.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga mengambil langkah strategis dengan memberikan subsidi tiket penerbangan melalui APBD, guna memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Subsidi ini agar masyarakat bisa memanfaatkan transportasi udara untuk berbagai kebutuhan, baik bisnis, pendidikan, maupun kesehatan,” ungkap dia.
Sementara itu, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, menilai hadirnya jalur udara ini sebagai peluang emas untuk mengangkat sektor pariwisata dan ekonomi regional, khusus wilayah Lahat dan Pagaralam.
Menuru dia, Pagar Alam memiliki potensi wisata unggulan, mulai dari panorama pegunungan, air terjun, hingga hamparan kebun teh yang memikat.
“Tentunya melalui akses penerbangan langsung, wisatawan dari berbagai daerah kini semakin mudah berkunjung,” ujarnya.
Ia mengatakan, transportasi udara ini akan berdampak luas, dari sektor pariwisata hingga UMKM. Ini momentum besar yang harus dimanfaatkan.
“Dengan resmi beroperasinya Citilink di Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam kini bukan lagi daerah yang sulit dijangkau. Sebaliknya, kota ini bersiap menjelma menjadi destinasi yang lebih terbuka, kompetitif, dan menarik bagi investor maupun wisatawan dari daerah datang ke Pagaralam,” ungkap dia lagi.
Pemerintah pun berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas layanan publik, serta mengembangkan sektor pariwisata agar manfaat kehadiran penerbangan ini dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat kedua daerah ini, Lahat dan Pagaralam. (Asnadi)


